Workshop Pengawasan Program Inovasi Desa Tahun 2019


  Senin, 12 Agustus 2019 Kegiatan Itjen

Dana Desa yang telah dikucurkan oleh pemerintah sejak tahun 2015 terbukti telah dapat mengentaskan 5.000 desa tertinggal dan diperkirakan meningkat mencapai 8.000 - 9.000 desa di akhir tahun 2019. Melalui dana desa telah berhasil dibangun infrastruktur berupa 191.600 kilometer jalan desa, 1.140.378 meter jembatan, 58.931 unit sarana irigasi, 959.569 unit sarana air bersih, 240.587 unit MCK, 50.854 unit PAUD, 24,820 unit Posyandu serta sarana dan prasarana fisik lainnya.

Berbagai upaya telah dilakukan Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi untuk meningkatkan kreatifitas dan menumbuhkan inovasi atas pemanfaatan dana desa oleh masyarakat desa, antara lain mengembangkan BUMDes, pengembangan produk lokal yang potensial, serta pemberdayaan perekonomian desa lainnya. Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi melalui peraturan telah mengatur tentang prioritas penggunaan dana desa setiap tahunnya, pengembangan Bumdes serta program- program yang terkait dengan inovasi pemanfaatan dana desa lainnya.

Namun demikian untuk lebih  meningkatkan efektivitas penggunaan dana desa agar berdampak secara langsung pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa,  Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi telah melaksanakan Program Inovasi Desa (PID)  dengan anggaran dari loan Bank Dunia, yang telah menjangkau  seluruh Kabupaten di 33 Provinsi, kecuali DKI Jakarta.  Melalui Program ini diharapkan tumbuhnya inovasi dan kreativitas oleh desa dibidang  infrastruktur, kewirausahaan dan pemberdayaan SDM dalam rangka pemanfaatan dana desa yang lebih optimal. Inovasi yang muncul  dari suatu desa akan ditularkan ke desa lainnya yang mempunyai potensi untuk dapat melaksanakanya. Kegiatan ini dilakukan melalui Bursa Inovasi Desa yang dilaksanakan di setiap Kabupaten.    

Beberapa hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan Workshop Pengawasan Program Inovasi Desa yang dilaksanakan pada  tanggal 3-5 Juli 2019  diantara lain, Inspektorat Jenderal sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) berkewajiban dan berperan aktif untuk melakukan pengawalan pelaksanaan  pemerintahan yang baik  dilingkungan  Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi agar semua program dan  kegiatan kementerian yang dimulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaan, dijalankan sesuai dengan kaidah-kaidah ke pemerintahaaan yang baik  (good governance)Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melaksanakan pengawasan dan sosialisasi hasil monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan program inovasi desa dengan tujuan menilai  efektivitas pelaksanaan dan keberhasilan Program Inovasi Desa (PID). Sasaran selanjutnya adalah tercapainya pemanfaatan Dana Desa yang lebih optimal

Peraturan yang berkaitan dengan  kegiatan ini adalah :

  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa
  2. Keputusan Menteri Desa, PDTT Nomor 9 Tahun 2019 tentang Perubahan  Keputusan Menteri Desa, PDTT Nomor 48 Tahun 2018 Tentang Pedoman Umum Program Inovasi Desa,
  3. Peraturan Menteri Desa, PDTT Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019

Peraturan tersebut telah menetapkan prioritas penggunaan dana desa tahun 2019, serta pedoman tentang pelaksanaan program inovasi desa.

Peserta dan undangan workshop, berjumlah kurang lebih 400 orang, terdiri dari:

  1. Tim Inovasi Kabupaten (TIK), yang berasal dari Kabupaten di Indonesia berjumlah kurang lebih 230 orang. Tim Inovasi Kabupaten (TIK) merupakan salah satu ujung tombak dalam pelaksanaan Program Inovasi Desa yang dibentuk di setiap Kabupaten. TIK diketuai oleh OPD Kabupaten/Kota yang menangani pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa. TIK terdiri dari Pokja Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa (Pokja PPID) dan Pokja Penyedia Jasa Layanan Teknis (Pokja PJLT).
  2. Undangan dari Kementerian Kementerian /Lembaga
  3. Pejabat eselon I, II, dan III serta  auditor di lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi
  4. Satgas Dana Desa
  5. serta undangan lainnya,

Sebagai narasumber kegiatan workshop ini antara lain :

  1. BPKP (Deputi Bidang Penyelengaaraan Keuangan Daerah
  2. Bupati Banyuwangi
  3. Dirjen PPMD Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal danTransmigrasi
  4. Ketua Satgas Dana Desa

Dalam acara ini beberapa kegiatan yang akan dilakukan antara lain adalah :

  1. Paparan dan diskusi peserta dengan para narasumber,
  2. Pemberian penghargaan kepada 6 (enam) Tim Inovasi Kabupaten (TIK) terbaik, yang dinilai  berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan Inspektorat Jenderal, meliputi: penyerapan anggaran PID, akuntabilitas dan pelaporan serta kinerja TIK
  3. Booth Klinik Pengawasan, Program Inovasi Desa dan Dana Desa

Harapan dari kegiatan Workshop Pengawasan Program Inovasi Desa yaitu terbangunnya pengawasan Program Inovasi Desa untuk terwujudnya penggunaan  dana desa yang lebih optimal. (EDIARTO-RATRIKURNIA/ITJEN/2019)

---------

Follow Us On !

Twitter       : Itjen_Kemendes

Instagram  : itjen_kemendes

Youtube     : Itjen Kemendes

Website     : itjen.kemendesa.go.id